Hallo…
Assalamualaikum Wr Wb kembali lagi bersama saya Ma’ruf Khusaini dari prodi D3 Akuntansi Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta disini saya akan memberikan sedikit ringkasan tentang jurnal Penutup dan Pembalik.
Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat untuk memindahkan (menormalkan/meng-nol-kan) saldo perkiraan sementara sehingga perusahaan dapat mengetahui laba-rugi bisnis selama satu periode. Saldo perkiraan sementara yang dimaksud adalah perkiraan normal dan perkiraan prive. Dasar yang digunakan untuk menyusun jurnal penutup yaitu dari kertas kerja (working paper) kolom laba/rugi.
Tujuan Jurnal Penutup
Adanya jenis jurnal ini tentu karena dapat memudahkan proses pengerjaan hal-hal yang berhubungan dengan akuntansi. Berikut ini tujuan dari adanya jurnal penutup di antaranya:
Menutup saldo yang terdapat pada semua perkiraan sementara, sehingga saldo perkiraan menjadi nol.
Untuk menunjukan saldo rekening modal yang sesuai dengan akhir periode.
Memisahkan transaksi akun beban dan pendapatan dari saldo periode sebelumnya.
Menyajikan informasi keuangan yang sebenarnya dari suatu perusahaan setelah dilakukan tutup buku. Akun tersebut terdiri atas akun aset, utang, modal.
Dalam jurnal penutup tentunya dikenal dengan akun yang merupakan komponen dari bagian jurnal penutup. Berikut ini contoh akun yang harus ada pada pembuatan jurnal penutup:
Akun pendapatan
Akun beban
Rekening ikhtisar laba/rugi
Rekening prive
Jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang dibuat untuk membalikkan jurnal penyesuaian transaksi tertentu pada awal periode akuntansi. Adapun bentuk dari jurnal pembalik adalah kebalikan dari jurnal penyesuaian. Jika saldo pada jurnal penyesuaian di sisi debit maka pada jurnal pembalik dipindahkan (diubah/ditukar) di sisi kredit.
Tujuan Jurnal Pembalik
Meskipun sifatnya opsional, akan tetapi jurnal pembalik memiliki tujuan yang baik untuk membantu pengelolaan akuntansi keuangan dari bisnis Anda, yakni:
Menghindari kesalahan pencatatan pada awal periode akuntansi berikutnya.
Mempermudah pencatatan transaksi di awal periode akuntansi yang baru terutama yang berhubungan langsung dengan jurnal penyesuaian.
Menghindari terjadinya double entry (pencatatan berganda) pada periode selanjutnya.
Mempermudah pengawasan dan konsistensi pencatatan.
Akun dan Jenis Transaksi yang Perlu Dibuat
Terdapat empat jenis akun atau transaksi yang perlu untuk dibuatkan jurnal pembalik, yakni:
Beban dibayar dimuka yang dicatat sebagai beban
Pendapatan diterima di muka yang dicatat sebagai pendapatan
Beban yang masih harus dibayar
Pendapatan yang masih harus diterima
Kedua jurnal ini merupakan dua tahapan dari proses akuntansi yang cukup panjang. Namun, keberadaanya sangatlah penting untuk urusan yang melibatkan akuntansi. Oleh karena itu, jika suatu perusahaan ingin membuat jurnal penutup dan jurnal pembalik harus memerhatikan ketentuannya.