Q And A Kelompok 5

Quiz: Apakah ada perbedaan dalam proses pengajuan leasing pada perusahaan umum dengan perkebunan? Jika ada Uraikan proses permohonan leasing secara lengkap pada perubahan perkebunan.

Answer:

1. Perusahaan Modal Ventura

Perusahaan yang satu ini akan memberikan bantuan dalam bentuk modal dan dana hingga bantuan manajemen untuk perusahaan yang membutuhkan. Perusahaan pembiayaan yang satu ini akan sangat dibutuhkan untuk membantu memajukan perekonomian dalam negeri. Contoh perusahaan pembiayaan di Indonesia dengan jenis perusahaan modal ventura seperti East Ventures, Fenox Venture Capital, IMJ dan yang lainnya.

2. Perusahaan Penerbit Kartu Kredit

Sesuai dengan namanya, perusahaan ini akan memberikan jasa keuangan dalam bentuk kartu kredit yang bisa digunakan untuk transaksi dengan bentuk cicilan hingga transaksi tunai. Beberapa contohnya seperti BNI, BCA, Bank Mandiri, BRI dan yang lainnya.

3. Perusahaan Pembiayaan Konsumen

Perusahaan yang satu ini adalah lembaga yang membantu memberikan pembiayaan pada kebutuhan konsumen yang bersifat umum. Misalnya kebutuhan rumah tangga atau barang elektronik.

Jenis perusahaan pembiayaan yang satu ini menggunakan dua sistem jasa keuangan yaitu kartu kredit dan leasing. Contoh perusahaan pembiayaan di Indonesia dengan jenis yang satu ini adalah Adira Quantum Multifinance.

4. Perusahaan Anjak Piutang

Jenis perusahaan pembiayaan yang selanjutnya adalah yang bergerak di bidang anjak piutang. Perusahaan ini akan membantu perusahaan yang sedang membutuhkan pencairan piutang dengan lebih cepat. Contoh perusahaan pembiayaan di Indonesia anjak piutang seperti Aditama Finance, SG Finance, Tifa Finance dan lainnya.

5. Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur

Perusahaan yang satu ini termasuk dalam BUMN. Perannya sendiri membantu untuk memberikan pembiayaan pada pembangunan proyek infrastruktur dalam negeri. Dalam prosesnya, perusahaan ini juga akan bekerja sama dengan lembaga keuangan swasta yang membantu agar proses pengembangan infrastruktur bisa lebih cepat.

Contoh perusahaan pembiayaan di Indonesia yang bergerak di bidang ini seperti PT. SMI Persero.

6. Perusahaan Leasing

Terakhir ada perusahaan leasing yang bergerak untuk membantu mendanai barang tertentu seperti alat transportasi, mesin atau peralatan yang lainnya. Cara kerjanya adalah dengan melakukan perjanjian antara perusahaan leasing dengan nasabah. Nantinya nasabah akan diberikan hak untuk menggunakan barang dan nasabah nantinya akan menyetorkan pembayaran sewanya setiap bulan dengan jangka waktu yang sudah disepakati.

Contoh perusahaan pembiayaan di Indonesia yang bergerak di bidang leasing ada BFI Finance, Adira Finance, BCA Finance, FIF dan yang lainnya.

Q And A Kelompok 4

Quiz: Bagaimana cara kerja dari capital lease dan bagaimana kaitannya dengan akuntansi Keuangan?

Answer: Umumnya, cara kerja pihak leasing diberikan kepada seseorang dengan mekanisme pembayaran selama 12 bulan hingga 36 bulan lamanya. Pada penerapannya, perusahaan leasing (kreditur) akan memberikan jaminan pembiayaan kepada penerima kredit (debitur) yang memenuhi syarat

Q And A Kelompok 3

Quiz: Mengapa properti Investasi dinyatakan dalam PSAK bahwa aset biologis dan tambang tidak termasuk, kenapa demikian?

Answer: Perlu kita ketahui Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua nya) yang dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) untuk menghasilkan rental atau kenaikan nilai atau keduanya dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau persediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari hari

Kenapa Tambang dan aset biologis tidak termasuk , karena Properti pertambangan (mining properties) adalah aset eksplorasi dan evaluasi yang sebelumnya tercatat di laporan keuangan sebagai beban eksplorasi dan evaluasi dan dipindahkan menjadi akun properti pertambangan ketika perusahaan telah mengambil keputusan pengembangan.

Lalu aset biologis, disini merupakan produk agrikultur/hasil yang akan dipanen, dan produk hasil pemrosesan setelah panen.

Sedangkan pada pengertian properti investasi sendiri dstu ada point yang mengatakan bahwa tidak untuk digunakan dalam produksi dsni artinya bhwa investasi properti ini lebih merujuk kepada sesuatu yang bisa menambah nilai value dikemudian hari salah satunya sewa bangunan

Sedangkan aset biologis dan pertambangan itu
Lebih kepada proses produksi yang bertujuan untuk administratif atau dijual dalam kegiatan sehari-hari.

Q dan A kelompok 1

Quiz : Apa dampak terburuk yang terjadi jika peristiwa setelah tanggal neraca tidak diungkapkan? Selain dari pada pengambilan keputusan!

Answer : Dampak dari peristiwa yang terjadi setelah tanggal neraca diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yaitu,  untuk memungkinkan para pemakai laporan keuangan membuat evaluasi dan keputusan sebagaimana mestinya, informasi yang diberikan mencakupi uraian mengenai peristiwa yang bersangkutan dan,
kalau mungkin, estimasi mengenai dampak keuangannya. Jadi tidak hanya pengambilan keputusan saja tetapi sebagai bahan untuk evaluasi perusahaan.

Q and A kelompok 2

Quiz : Mana yg lebih menguntungkan dengan investasi jangka panjang? dan jika misalnya sebuah perusahaan di haruskan investasi, maka investasi mana yg sebaiknya dipilih dan kenapa demikian.?

Answer : Bagi sebagian investor, investasi jangka pendek dipilih karena berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih cepat. Sementara itu, investasi jangka panjang dipilih demi memanfaatkan efek compounding, meminimalisir risiko, dan untuk mewujudkan berbagai tujuan finansial dalam jangka panjang.

Kemudian dikaitkan dengan hal tersebut lebih baik jk pendek atau jk panjang tergantung kebutuhan investor tersebut

Q and A Kelompok 2

Quiz: Selain laba rugi, neraca, perubahan modal dan arus kas yang dipelajari, ada juga catatan atas laporan keuangan. catatan atas laporan keuangan itu seperti apa dan bagaimana cara penyusunannya?

Answer: Laporan keuangan menurut PSAK 1 2015 yaitu catatan atas laporan keuangan adalah berisi ringkasan suatu kebijakan akuntansi yang signifikan serta informasi penjelasan lainnya. Komponen laporan keuangan yang termasuk bagian catatan atas laporan keuangan terdiri dari :

1. Laporan posisi keuangan untuk akhir periode.
2. Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
3. Laporan perubahan ekuitas.
4. Laporan arus kas.
Caranya:
* Kita memberikan penjelasan serta rincian dari pos yang telah disajikan ke dalam laporan keuangan.
*Kita dapat Memberikan informasi mengenai pos-pos yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dalam laporan keuangan

Q and A Kelompok 1

Quiz: Apa pentingnya PSAK dalam perkembangan akuntansi diindonesia sedangkan perusahaan swasta lebih banyak menggunakan sistem akuntansi lain diluar dari PSAK?

Answer: Sangat penting karena ini dapat membati sistem kerja atau kinerja suatu perusahan lebih cepat dan singnifikan dalam pelaporannya.karena di Psak ini sendiri sudah ada yang berbasis online dimana anak perusahaan mengimput di perusahaan nya maka pekerjaaan tersebut dapat di lihat oleh pusat perusahaan tersebut tanpa harus mengantar laporan keuangan hariannya ,dan hal ini selalu upgrade setiap harinya,ketika nantinya anak perusahaan belum upgrade maka pada Sap akan timbul berwarna merah.

Ini sangat membantu perusahaan dalam melihat kinerja pekerja perusahaan dan lebih mmepercepat pelaporann keuangannya

Ringkasan Materi Jurnal Penutup dan Pembalik

Hallo…

Assalamualaikum Wr Wb kembali lagi bersama saya Ma’ruf Khusaini dari prodi D3 Akuntansi Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta disini saya akan memberikan sedikit ringkasan tentang jurnal Penutup dan Pembalik.

Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat untuk memindahkan (menormalkan/meng-nol-kan) saldo perkiraan sementara sehingga perusahaan dapat mengetahui laba-rugi bisnis selama satu periode. Saldo perkiraan sementara yang dimaksud adalah perkiraan normal dan perkiraan prive. Dasar yang digunakan untuk menyusun jurnal penutup yaitu dari kertas kerja (working paper) kolom laba/rugi.

Tujuan Jurnal Penutup

Adanya jenis jurnal ini tentu karena dapat memudahkan proses pengerjaan hal-hal yang berhubungan dengan akuntansi. Berikut ini tujuan dari adanya jurnal penutup di antaranya:

Menutup saldo yang terdapat pada semua perkiraan sementara, sehingga saldo perkiraan menjadi nol.
Untuk menunjukan saldo rekening modal yang sesuai dengan akhir periode.

Memisahkan transaksi akun beban dan pendapatan dari saldo periode sebelumnya.

Menyajikan informasi keuangan yang sebenarnya dari suatu perusahaan setelah dilakukan tutup buku. Akun tersebut terdiri atas akun aset, utang, modal.

Dalam jurnal penutup tentunya dikenal dengan akun yang merupakan komponen dari bagian jurnal penutup. Berikut ini contoh akun yang harus ada pada pembuatan jurnal penutup:

Akun pendapatan
Akun beban
Rekening ikhtisar laba/rugi
Rekening prive

Jurnal pembalik adalah ayat jurnal yang dibuat untuk membalikkan jurnal penyesuaian transaksi tertentu pada awal periode akuntansi. Adapun bentuk dari jurnal pembalik adalah kebalikan dari jurnal penyesuaian. Jika saldo pada jurnal penyesuaian di sisi debit maka pada jurnal pembalik dipindahkan (diubah/ditukar) di sisi kredit.

Tujuan Jurnal Pembalik

Meskipun sifatnya opsional, akan tetapi jurnal pembalik memiliki tujuan yang baik untuk membantu pengelolaan akuntansi keuangan dari bisnis Anda, yakni:

Menghindari kesalahan pencatatan pada awal periode akuntansi berikutnya.

Mempermudah pencatatan transaksi di awal periode akuntansi yang baru terutama yang berhubungan langsung dengan jurnal penyesuaian.
Menghindari terjadinya double entry (pencatatan berganda) pada periode selanjutnya.

Mempermudah pengawasan dan konsistensi pencatatan.
Akun dan Jenis Transaksi yang Perlu Dibuat

Terdapat empat jenis akun atau transaksi yang perlu untuk dibuatkan jurnal pembalik, yakni:

Beban dibayar dimuka yang dicatat sebagai beban
Pendapatan diterima di muka yang dicatat sebagai pendapatan
Beban yang masih harus dibayar
Pendapatan yang masih harus diterima

Kedua jurnal ini merupakan dua tahapan dari proses akuntansi yang cukup panjang. Namun, keberadaanya sangatlah penting untuk urusan yang melibatkan akuntansi. Oleh karena itu, jika suatu perusahaan ingin membuat jurnal penutup dan jurnal pembalik harus memerhatikan ketentuannya.