Q dan A Jurnal Penutup

Quiz and Answer

Quiz: Apa yang dimaksud dengan Jurnal Penutup?

Answer: Jurnal penutup yaitu jurnal yang diterbitkan di akhir periode akuntasi untuk menutup akun-akun nominal sementara. Akibat penutupan tersebut, saldo akun-akun, akan menjadi 0 (nol) di awal periode akuntansi. Akun yang ditutup merupakan akun nominal (seperti pendapatan dan beban) dan akun pembantu modal (misalnya prive dan ikhtisar laba/rugi).

Quiz: Apa fungsi dari Jurnal Penutup?

Answer:

  • Menutup saldo berada di semua perkiraan sementara, menjadikan perkiraan tersebut menjadi 0 (nol)
  • Supaya saldo akun modal memberikan gambaran jumlah yang sesuai dengan kondisi di akhir periode, menjadikan saldo akun modal akan sama dengan jumlah akhir yang dilaporkan di nerasa.
  • Membedakan transaksi akun pendapatan dan beban supaya tidak tercampur dengan jumlah nominal dari perolehan dan beban di tahun berikutnya.
  • Menunjukkan neraca awal periode berikutnya sesudah dilakukan penutupan buku.
  • Memudahkan ketika melakukan pemeriksaan, karena sudah dilakukan pemisahan transaksi yang terjadi antara periode sekarang dan periode akuntansi berikutnya.
  • Menunjukan informasi keuangan yang nyata dari suatu perusahaan sesudah dilakukan penutupan buku (jurnal penutup). Akun yang sebenarnya tersusun atas harga, kewajiban, dan ekuitas.

Quiz: Akun apa saja yang membutuhkan Jurnal Penutup?

Answer: Akun yang perlu jurnal penutup adalah akun:

  • Pendapatan
  • Beban
  • Ikhtisar / Saldo laba/rugi
  • Prive

Perusahaan Perkebunan Karet

Karet

Assalamualaikum Wr Wb

Hallo…

Kembali lagi bersama saya Ma’ruf Khusaini dari prodi D3 Akuntansi Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta.

Saya disini akan memberitahu sebagaian nama-nama perusahaan perkebunan karet.

Karet dikenal karena kualitas elastisnya, adalah sebuah komoditi yang digunakan di banyak produk dan peralatan di seluruh dunia (mulai dari produk-produk industri sampai rumah tangga). Ada dua tipe karet yang dikenal luas, karet alam dan karet sintetis. Karet alam dibuat dari getah (lateks) dari pohon karet, sementara tipe sintetis dibuat dari minyak mentah. Kedua tipe ini dapat saling menggantikan dan karenanya mempengaruhi permintaan masing-masing komoditi; ketika harga minyak mentah naik, permintaan untuk karet alam akan meningkat. Namun ketika gangguan suplai karet alam membuat harganya naik, maka pasar cenderung beralih ke karet sintetis. Bagian ini mendiskusikan sektor karet alam Indonesia. Indonesia adalah salah satu produsen dan eksportir karet alam terbesar di dunia.

berikut adalah perusahaan perkebunan swasta komoditi karet yang ada di Indonesia :

PT Santo Rubber

Perusahaan karet Santo Rubber berlokasi di Jakarta – Indonesia, berkecimpung dalam bisnis karet Indonesia sejak tahun 1994 dengan tujuan memasarkan karet kompon dan berbagai jenis produk karet lainnya yang bermutu baik dan dapat dibentuk sesuai permintaan.

Seiring dengan berkembangnya potensi karet, prospek karet Indonesia dan persaingan dengan PT karet / pabrik karet lain di Indonesia, saat ini pabrik karet Santo Rubber memproduksi berbagai macam produk karet, bahkan hampir semua jenis karet kompon sudah dapat diproduksi untuk kebutuhan industri karet, pabrik karet ataupun pengguna karet untuk lokal karet Indonesia ataupun kebutuhan karet di luar Indonesia.

Pabrik karet Santo Rubber ingin menjadi partner Anda yang bernilai dengan terus menerus memperbaiki kualitas produk karet dan servis terhadap pelanggan dengan memperhatikan pengolahan karet yang sesuai dengan standard produksi karet perusahaan kami. Harga karet yang ditawarkan sangat bersaing dengan kualitas karet yang baik diharapkan dapat memuaskan pelanggan.

Pabrik karet Santo Rubber mengolah, mendesain, mengembangkan, memproduksi berbagai macam produk cetakan dan juga kompon karet untuk industri karet ataupun industri lainnya. Bahan yang dipakai dalam pengolahan karet berasal dari karet alam maupun karet sintetis termasuk custom fluorocarbon (viton) untuk aplikasi khusus. Dengan pengalaman yang cukup, produk karet yang dihasilkan oleh Santo Rubber dapat disesuaikan dengan berbagai macam kebutuhan karet industri, mesin industri, ataupun aplikasi karet di bidang lain sesuai dengan permintaan pelanggan termasuk di antaranya semua barang karet (Industrial rubber product), kompon karet / karet compound (rubber compound), karet seal kaca (window rubber seal), karet fender (rubber fender), karet lining / lapisan karet (rubber lining), karet extrusi (rubber extruded / rubber extrusion / rubber extruder), karet untuk peralatan elektrik (rubber for electrical appliances), karet vakum (rubber diaphragm), karet silikon (silicon rubber), selang silicon food grade (silicone tubes), karet EPDM (EPDM rubber), karet bakelite (bakelite rubber product), karet ebonit (ebonit rubber), karet oring (O Ring / rubber rings), impact roller untuk belt conveyor (impact roller for belt coveyor), karet roll termasuk roll karet baru dan servis roll karet (rubber rolls include new rubber rolls and roller service), sol sepatu (rubber outsole), karet serbuk / remah karet / karet daur ulang (crumb rubber), dan lain-lain.

Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo)

Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) adalah sebuah asosiasi perusahaan Indonesia yang menangani dalam hal perkaretan. Tujuan Gapkindo adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi, pengolahan dan pemasaran karet alam Indonesia sebagai salah satu produk ekspor yang penting di Indonesia.

Anggota Gapkindo terdiri dari perkebunan karet (milik negara, swasta nasional maupun asing-modal), prosesor, eksportir, pedagang (broker, dealer) dan perwakilan pembeli. Pada Juli 2018 total jumlah anggota sebanyak 168 perusahaan.

Gapkindo terdiri dari Dewan Pengurus Pusat di Jakarta dan Cabang di setiap provinsi yang memproduksi karet, yaitu Sumatera Utara (termasuk Aceh), Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan/Tengah dan Jawa.

Gapkindo didirikan di Jakarta pada tanggal 25 Mei 1971 pada puncak gerakan untuk membangun produksi karet teknis tertentu di Indonesia, yang kini dikenal sebagai Standar Indonesia Rubber (SIR). Pada awalnya, nama asosiasi tersebut adalah Persatuan Pengusaha Karet Spesifikasi Teknis Indonesia (PPKSTI) atau Asosisasi Produsen Karet Teknis Indonesia kemudian diubah menjadi Gapkindo, maka Asosiasi Karet Indonesia untuk menyertakan produsen lain jenis karet alam, perwakilan pedagang dan pembeli.

Gapkindo melaksanakan Kongres secara berkala setiap tiga tahun sekali untuk mengarahkan kebijakan asosiasi dan memilih Dewan Pengurus Baru.

Untuk melaksanakan kebijakan, menunjuk Direktur Eksekutif, dua Asisten Direktur Eksekutif dan Manajer Kantor untuk mengurus kegiatan sehari-hari sekretariat.

Sekian dan Terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa Sawit

Assalamualaikum Wr Wb

Hallo…

Kembali lagi bersama saya Ma’ruf Khusaini dari prodi D3 Akuntansi Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta.

Saya disini akan memberitahu sebagaian nama-nama perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Indonesia.

Nama-nama perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia antara lain sebagai berikut:

Mahkota Group Tbk, Astra Argo Lestari Tbk, Andira Agro, Austindo Nusantara Jaya Tbk, Eagle High Plantation Tbk, Darma Satya Tbk, Golden Plantion Tbk, Gozco Plantation Tbk, Jaya Agra Wattie Tbk, PP London Sumatera Indonesia Tbk, Multi Agro Gemilang Plantation Tbk, Provident Agro Tbk, sampoerna agro Tbk.

Sekian dan terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb